Kamis, 12 Juli 2018

SPM 13 - ENTERPRISE RISK MANAGEMENT


ENTERPRISE RISK MANAGEMENT


Manajemen risiko korporasi (MRK), atau dikenal dengan singkatan bahasa Inggris ERM (enterprise risk management), adalah suatu proses, yang dipengaruhi oleh dewan direktur, manajemen, dan personel lain dalam perusahaan, yang diterapkan pada tataran strategis dan menyeluruh, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi peristiwa yang dapat memengaruhi perusahaan dan untuk memberikan jaminan yang wajar terhadap pencapaian sasaran perusahaan. MRK menyediakan kerangka kerja manajemen risiko, yang umumnya melibatkan proses identifikasi peristiwa yang dapat berpengaruh terhadap sasaran perusahaan (risiko dan peluang), penilaian kemungkinan dan dampak peristiwa tersebut, penentuan strategi tanggapan, serta pemantauan pelaksanaan tanggapan tersebut. Salah satu kerangka kerja MRK yang terkenal adalah COSO ERM.

Risiko dapat dikategorikan ke dalam dua bentuk :

  • Risiko Spekulatif (Business Risk) :

    Yaitu suatu keadaan yang dihadapi perusahaan yang dapat memberikan keuntungan dan juga dapat memberikan kerugian.

    Seseorang yang menginvestasikan dananya disuatu tempat menghadapi dua kemungkinan. Kemungkinan pertama investasinya menguntungkan atau malah investasinya merugikan. Risiko yang dihadapi seperti ini adalah risiko spekulatif.
  • Risiko Murni (Pure Risk) :

    Yaitu sesuatu yang hanya dapat berakibat merugikan atau tidak terjadi apa-apa dan tidak mungkin menguntungkan.

    Salah satu contoh adalah kebakaran, apabila perusahaan menderita kebakaran,maka perusahaan tersebut akan menderita kerugian. kemungkinan yang lain adalah tidak terjadi kebakaran. Dengan demikian, kebakaran hanya menimbulkan kerugian, bukan menimbulkan keuntungan, kecuali ada kesengajaan untuk membakar dengan maksud-maksud tertentu.

    Manfaat Manajemen Resiko :
  • Berguna untuk mengambil keputusan dalam menangani masalah-masalah yang rumit. 
  • Memudahkan estimasi biaya..
  • Memberikan pendapat dan intuisi dalam pembuatan keputusan yang dihasilkan dalam cara yang benar.
  • Memungkinkan bagi para pembuat keputusan untuk menghadapi resiko dan ketidakpastian dalam keadaan yang nyata.
  • Memungkinkan bagi para pembuat keputusan untuk memutuskan berapa banyak informasi yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah.
  • Meningkatkan pendekatan sistematis dan logika untuk membuat keputusan.
  • Menyediakan pedoman untuk membantu perumusan masalah.
  • Memungkinkan analisa yang cermat dari pilihan-pilihan alternatif.


        Manfaat Manajemen Resiko yang diberikan terhadap perusahaan dibagi dalam 5 kategori utama yaitu :

  • Manajemen risiko mungkin dapat mencegah perusahaan dari kegagalan.
  • Manajemen risiko menunjang secara langsung peningkatan laba.
  • Manajemen risiko dapat memberikan laba secara tidak langsung.
     Adanya ketenangan pikiran bagi manajer yang disebabkan oleh adanya perlindungan terhadap risiko murni, merupakan harta non material bagi perusahaan itu.

    Manajemen risiko melindungi perusahaan dari risiko murni, dan karena kreditur pelanggan dan pemasok lebih menyukai perusahaan yang dilindungi maka secara tidak langsung menolong meningkatkan public image. 

Sasaran yang akan dicapai Manajemen Resiko antara lain :
 
  • Survival
  • Kedamaian pikiran
  • Memperkecil biaya
  • Menstabilkan pendapatan perusahaan
  • Memperkecil atau meniadakan gangguan operasi perusahaan
  • Melanjutkan pertumbuhan perusahaan
  • Merumuskan tanggung jawab social perusahaan terhadap karyawan dan masyarakat.  
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_risiko
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/09/manajemen-resiko-definisi-dan-manfaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SPM 14 - ORGANISASI JASA

    ORGANISASI   JASA   Organisasi Jasa Secara Umum Sistem pengendalian manajemen tidak hanya menyangkut aspek manufaktur saja. ...