PRILAKU DALAM ORGANISASI
Perilaku
Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang perilaku tingkat
individu dan tingkat kelompok dalam suatu organisasi serta dampaknya terhadap
kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi). Perilaku
organisasi juga dikenal sebagai studi tentang organisasi.
John
(1983) yang menyebutkan bahwa perilaku organisasi merupakan suatu istilah yang
agak umum yang menunjukkan kepada sikap dan perilaku individu dan kelompok
dalam organisasi, yang berkenaan dengan studi sistematis tentang sikap dan
perilaku, baik yang menyangkut pribadi maupun antar pribadi di dalam konteks
organisasi.
Tujuan
organisasi secara umum, antara lain :
- Tujuan organisasi adalah untuk merealisasikan keinginan dan cita cita bersama anggota organisasi.
- Tujuan organisasi yang kedua ialah hasil akhir yang diinginkan di waktu yang akan datang
Fungsi
organisasi secara umum, antara lain :
- Fungsi organisasi yang pertama adalah untuk memberikan arahan dan pemusatan kegiatan organisasi, mengenai apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan oleh organisasi.
- Fungsi organisasi yang kedua yaitu dapat meningkatkan kemampuan anggota organsasi dalam mendapatkan sumber daya dan dukungan dari lingkungan masyarakat.
- Fungsi organisasi yang berikutnya adalah dapat memberikan pengetahuan yang baru kepada anggotanya.
Ciri-Ciri Organisasi
- Kumpulan Manusia, Sebuah organisasi pasti mempunyai anggota yang lebih dari 2 manusia dikarenakan hanya manusia yang dapat membuat secara sadar dari tujuan itu sendiri. Ciri-ciri organisasi tersebut sama halnya dengan ciri kelompok.
- Tujuan bersama,Ciri-ciri organisasi yang kedua yaitu adanya tujuan bersama merupakan salah satu ciri utama organisasi yang dapat membedakan dengan kelompok. Bahkan terdapat salah satu pengertian organisasi menurut para ahli diatas mendeskripsikan bahwa tujuan dari sebuah organisasi seharusnya diumumkan oleh seorang pemimpin atau seorang yang diakui dalam organisasi tersebut. Namun, hampir tiap anggota mempunyai berbagai tujuan pribadi yang tentunya tidak sama persis dengan para anggota yang lainnya, akan tetapi mereka semua berkumpul karena adanya tujuan organisasi tersebut yang merupakan salah satu bagian dari tujuan mereka. Organisasi yang kompak dan erat ialah yang mempunyai tujuan sama tiap anggotanya apalagi bagi anggota yang berada pada tataran bawah. Misalnya terdapat perusahaan bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan guna memperkaya diri mereka serta dapat memberi makan kepada para anggota.
- Kerjasama, Sebuah organisasi mempunyai ciri-ciri organisasi yaitu kerjasama. Tidak pantas apabila sebuah organisasi yang mempunyai tujuan tidak bekerjasama satu sama lain. Hal ini tidak ada bedanya ciri-ciri organisasi dengan ciri-ciri kelompok apabila tidak terdapat kerjasama.
- Berbagai Aturan, Berbagai aturan biasanya akan dibuat setelah suatu organisasi terbentuk. Adanya aturan tersebut merupakan salah satu ciri dari organisasi formal yang memiliki tujuan guna mengatur setiap anggota. Dengan adanya berbagai macam aturan, tidak akan terdapat anggota yang merasa tercederahi oleh aturan-aturan tersebut yang dibahas bersama.
- Pembagian Tugas, Pembagian tugas merupakan salah satu ciri-ciri organisasi. Dalam sebuah organisasi yang formal, pembagian tugas yang sesuai dengan kapasitas serta kemampuan anggota sangatlah penting guna meraih tujuan organisasi serta dapat mempermudah pencapaian tujuan dari para anggota organisasi baik itu secara pribadi. Pembagian tugas yang diatur oleh aturan-aturan yang berlaku dapat menciptakan kerja sama yang solid dalam nuansa profesionalisme guna meraih tujuan organisasi serta begitu juga dengan tujuan pribadi demi keberlangsungan dan juga kejayaan organisasi tersebut.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Organisasi
Faktor
Pribadi :
- Faktor personal, misalnya usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan kepribadian
- Pengalaman kerja. Pengalaman kerja seorang karyawan sangat berpengaruh terhadap tingkat komitmen karyawan pada organisasi. Karyawan yang baru beberapa tahun bekerja dan karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja dalam organisasi tentu memiliki tingkat komitmen yang berlainan
Faktor
dalam Organisasi :
- Karakteristik pekerjaan, misalnya lingkup jabatan, tantangan dalam pekerjaan, konflik peran, tingkat kesulitan dalam pekerjaan
- Karakteristik struktur, misalnya besar kecilnya organisasi, bentuk organisasi, kehadiran serikat pekerjaan, dan tingkat pengendalian yang dilakukan organisasi terhadap karyawan
- Nilai-nilai kemanusiaan. fondasi yang utaman dalam membangun komitmen karyawan adalah adanya kesungguhan dari organisasi untuk bisa memprioritaskan nilai-nilai kemanusiaan.
- Komunikasi dua arah yang komprehensif. Komitmen organisasi dibangun atas dasar kepercayaan, dan kepercayaan pasti membutuhkan komunikasi dua arah. Tanpa adanya komunikasi dua arah mustahil komitmen organisasi dapat dibangun dengan baik.
- Rasa kebersamaan dan kerukunan. Penelitian yang dilakukan oleh Kantar (dalam Dessler, 1995) menemukan bahwa seperti dalam masyarakat utopis, organisasi yang ingin meraih kebersamaan, seluruh faktor ini bersama-sama menciptakan rasa senasib dan kerukunan, yang pada tahap selanjutnya memberi kontribusi pada komitmen karyawan.
- Visi dan Misi. Dessler (1995) menyatakan bahwa pemimpin dapat memberi inspirasi bagi tumbuhnya performansi dan komitmen karyawan yang tinggi dengan cara memberi kesempatan pada karyawan untuk dapat mengerti dan memahami visi dan misi bersama dalam sebuah organisasi.
- Nilai sebagai dasar perekrutan. Nilai personal merupakan dasar kesesuaian seseorang untuk menunjukkan kesesuaian dengan organisasi.
- Kestabilan kerja. Karyawan dengan kestabilan yang tinggi akan memperoleh komitmen organisasi yang tinggi pula.
- Penghayatan finansial. Herzberg et.al (1959) menyatakan bahwa faktor hygiene seperti gaji hanya akan menghasilkan motivasi dalam jangka yang pendek. Oleh karena itu insentif yang diberikan kepada individu yang telah berhasil melampaui target dari apa yang ditetapkan perlu dihargai jerih payah kerja kerasnya.
Faktor
Luar Organisasi
Persaingan global dalam hal sumber daya manusia, artinya seluruh individu saling bersaing secara global dalam meningkatkan keahlian atau skill dalam bidang tertentu sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar